Mar 05 2007

Just The Man Behind The Gun

GunKetika berhasil membuat sebuah produk video, misalnya video bahan ajar, kemudian mempertontonkan karya video tersebut ke khalayak internal kampus, biasanya banyak dari teman-teman penulis bertanya “Mas, buat animasi dan ngedit videonya pakai software apa? Kok bagus?”. Dari pertanyaan tersebut penulis memiliki pemikiran bahwa bagus tidaknya sebuah karya multimedia ditentukan oleh piranti lunak yang digunakan dalam produksi. Seringkali editor video pemula merasa bangga menggunakan piranti editing Avid Express DV yang berjalan di Macintosh daripada menggunakan Adobe Premiere Pro yang berjalan di PC (Personal Computer), padahal kalau melihat hasil videonya sih sama saja.

Hal tersebut sering juga berlaku pada praktisi motion graphics, mereka merasa hebat apabila menggunakan piranti compositioning semacam Discreet Combustion, padahal menggunakan Adobe After Effect hasilnya pun tidak jauh beda. Bagus tidaknya sebuah karya digital video tergantung dari skill dan sense of art dari penggunanya. Tiap-tiap software diatas hanya memiliki fungsionalitas yang umum, justru tip dan trik serta rasa seni itu yang harusnya di eksplorasi lebih lanjut.

Begitu pula yang terjadi di belantika programer, seringkali programer pemula bertanya “Hebat mana sih Delphi dengan VB.NET jika diguanakan untuk membuat software?”. Jawabannya sama “yaa..relatif, yang pasti Just The Man Behind The Gun, tergantung siapa manusia yang menggunakannya”. [The Indiebrainer] 


Create a free edublog to get your own comment avatar (and more!)

One Response to “Just The Man Behind The Gun”

  1.   hudaon 05 Mar 2007 at 1:20 pm

    Setuju banget Pak.. :)

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image