Aug 05 2008
Tantangan Abad Ke-21, Menuntut Guru untuk Berubah!
Perubahan jaman dan kemajuan teknologi telah merubah perilaku manusia dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Hal ini berdampak pula pada proses pendidikan, dimana para pendidik harus pula mempersiapkan diri akan perubahan ini.
Di tempat kerja abad ke-21 para pekerja : Menganalisis, mengubah, dan menciptakan informasi. Mereka juga bekerjasama dengan rekan kerja untuk memecahkan masalah dan membuat keputusan. Selain itu mereka mengerjakan berbagai macam tugas yang rumit dengan menggunakan teknologi canggih.
Sedangkan di rumah abad ke-21 para anggota keluarga : Menikmati hiburan dengan menonton, membuat, dan berpartisipasi dalam berbagai macam media. Mereka juga membuat keputusan untuk membeli sesuatu dengan cara mencari informasi di Internet. Dan mulai terbiasa saling berhubungan dengan teman dan anggota keluarga melalui berbagai macam teknologi (telepon, internet, handphone, dll).
Perubahan itu juga berdampak pada perilaku penduduk, dimana di abad ke-21 mereka : menggunakan Internet agar selalu mendapatkan informasi mengenai isu-isu lokal, nasional, dan global. Merekapun berkomunikasi dan mengajak orang lain untuk mengemukakan pendapat mereka dalam menggunakan berbagai macam teknologi. Selain itu mereka mematuhi peraturan pemerintah tanpa meninggalkan rumah mereka.
Karena komputer mengambil alih tugas rutin di tempat kerja, sejumlah besar pekerja akan terlibat dalam pekerjaan-pekerjaan yang menuntut mereka untuk bersikap lebih fleksibel dan kreatif dalam memecahkan masalah. Kehidupan di rumah juga menjadi lebih kompleks di abad ke-21 karena pertumbuhan teknologi memberikan lebih banyak peluang tanpa batas untuk mendapatkan hiburan, kegiatan di waktu luang, dan partisipasi dalam kegiatan masyarakat.
Sekolah-sekolah abad ke-21 tidak sekedar harus menyiapkan siswanya untuk bekerja di tempat kerja masa kini, tetapi para gurunya juga harus mengikuti perkembangan cara siswa dan keluarganya menggunakan teknologi dalam kehidupan mereka sehari-hari. Dan di sekolah abad ke-21 para siswa : Mengerjakan tugas-tugas yang rumit dan menantang yang mengharuskan mereka memikirkan pelajaran secara mendalam dan mengatur cara belajar mereka. Mereka pun bekerjasama dengan teman, guru, dan para ahli dalam mengerjakan tugas-tugas penting dengan menggunakan pemikiran tingkat tinggi (high-order thinking). Mereka juga menggunakan teknologi untuk membuat keputusan, memecahkan masalah, dan memunculkan gagasan baru.
Untuk menciptakan siswa yang mampu menghadapi abad ke-21 guru haruslah berubah sesuai mengikuti perkembangan cara siswa dan keluarganya menggunakan teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya belajar menggunakan teknologi, tetapi mampu menggunakan teknologi untuk meningkatkan kualitas berfikir dan berperilaku. Selamat berubah!
Sumber : Partnership for 21st Century Skill (http://www.21centuryskills.org)
Create a free edublog to get your own comment avatar (and more!)







