Dec 31 2008
Resolusi 1430 H dan 2009 M
“Fabiayyi aalaaa irobbikuma tukadzibaan” (maka nikmat Tuhanmu manakah yang akan kau dustakan? – QS. Ar-Rahman) – Sepantasnyalah manusia bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan oleh-Nya
Alhamdulillah di tahun ini Allah S.W.T masih memberi kami sekeluarga begitu banyak nikmat. Salah bila kita sebagai umatnya melupakan untuk bersyukur atas karunia yang telah diberikan selama ini. Fabiayyi aalaaa irobbikuma tukadzibaan, maka nikmat Tuhanmu manakah yang akan kau dustakan? Ayat Al-Quran yang diulang sebanyak 30 (tiga puluh) kali dalam surat Ar-Rahman ini menandakan bahwa kepada-Nya lah kita seharusnya bergantung, dan senantiasa bersyukur atas semua nikmat yang tanpa sadar kita dapatkan.
Di tahun ini kami mendapatkan kepercayaan/titipan dari Allah sebuah bayi mungil yang masih dalam kandungan, hal ini tentu saja sangat membahagiakan kami berdua (saya dan isteri) mengingat kami baru diberi momongan setelah menunggu selama 2 (dua) tahun lamanya. Begitu juga dengan mata pencaharian, rasa syukur bukan semata-mata kami tujukan pada harta yang kami peroleh, yang selama ini kami rasa cukup, namun lebih kepada kemanfaatan dari apa yang saya kerjakan, karena selama ini saya masih diberi kesempatan oleh Allah tidak semata-mata bekerja untuk diri saya pribadi, namun juga bermanfaat untuk orang lain sebagai pekerja sosial di sebuah lembaga non profit. Hal inilah yang menjadi do’a saya kedepan, sangat bersemangat untuk mengabdikan diri ke masyarakat pendidikan tanpa melepas kewajiban terhadap keluarga, yaitu bekerja untuk menafkahi keluarga.
Harapan kedepan, saya ingin kembali belajar agama di ma’had tempat belajar agama beberapa tahun lalu, untuk lebih mendalami ilmu agama dan mengasah hati. Cita-cita lainnya adalah menyelesaikan buku tentang pemanfaatan teknologi informasi dalam pendidikan, mencoba menjadi dosen yang baik dengan meningkatkan kualitas mengajar (bukan kuantitas), menyelesaikan beberapa penelitian yang terbengkalai, dan lain-lain
Bersyukur dan bersyukur, kata-kata itulah yang selalu terngiang dalam kepala saya. Dengan bergantung sepenuhnya kepada Allah S.W.T, sungguh membuat saya tegar dan optimis, dengan ketulusan ingin mengabdikan ilmu kepada masyarakat dan keikhlasan dalam memberi manfaat, Insya Allah optimis akan diberi kelancaran dan kebahagiaan. Selamat tahun baru Islam 1430 H dan tahun baru Masehi 2009! (Gora)
Create a free edublog to get your own comment avatar (and more!)







