Mar 04 2008
Membuat Game Komputer dalam Ujian Akhir Semester Mata Kuliah Teknologi Multimedia
Saya biasanya memberikan ujian akhir semester tidak dalam format ujian tertulis, karena saya tidak terlalu suka memberikan ujian dalam format ini. Menurut saya format ujian tertulis bukan menggambarkan situasi sebenarnya dalam lingkungan kerja. Dengan format ujian tertulis dan tutup buku, tentunya hanya akan menuntut mereka untuk selalu menghapal bukan memahami, menganalisa dan mengevaluasi. Saya lebih senang memberikan ujian akhir dalam format proyek kelompok. Dalam format seperti ini mereka akan berlatih menyelesaikan sebuah persoalan (yang diskenariokan) dalam kelompok, dimana masing-masing anggota kelompok akan mendapat peran masing-masing. Lalu hasil pengembangan proyek harus dipresentasikan di depan kelas untuk mendapatkan evaluasi dari kelompok yang lain.

Gambar : Game Campuz Soccer karya Shiva dkk.
Belajar kolaboratif seperti ini membuat mereka dapat belajar dari sesama anggota kelompok yang memiliki pengetahuan lebih. Disamping itu dinamika kerja kelompok akan melatih mereka untuk bekerja sama dan mengatur peran individual. Posisi dosen juga bukan sebagai satu-satunya sumber belajar yang paling valid, melainkan hanya menjadi fasilitator dalam membimbing dan mengarahkan para mahasiswa untuk belajar dalam artian pembelajaran menjadi berpusat pada siswa bukan berpusat pada dosen.

Biasanya bermain olahraga basket membutuhkan bola dan lapangan. Tapi tidak dengan permainan ini, untuk memainkannya kita hanya memerlukan komputer, webcam dan aplikasi Shoop (buatan 








