Nov
02
2008
Setelah dikecewakan oleh layanan Telkomsel FLASH yang kurang stabil, akhirnya saya memutuskan untuk berpaling untuk mencoba keperkasaan layanan koneksi Internet mobile yang lain. Pilihan saya jatuh ke layanan baru dari Indosat M2 dengan produk Broom Unlimited. Broom Unlimited merupakan layanan unlimited broadband prabayar tanpa pembatas volume download. Sebagai gambaran singkat, pengguna dapat melakukan surfing internet 24 jam sehari selama 1 bulan penuh hanya dengan Rp. 100.000,- Murah bukan?
Bagi pengguna yang telah memiliki modem/datacard 3G/HSDPA, layanan Broom Unlimited dapat dinikmati dengan terlebih dahulu membeli starter pack yang berisikan USIM, voucher perdana senilai Rp. 150.000,-. Dengan harga tersebut, pelanggan dapat mengakses internet sepuasnya dengan kecepatan hingga hingga 256 Kbps. Apabila pelanggan telah mencapai volume 2GB, kecepatan akan disesuaikan menjadi 64 Kbps selama perhitungan sisa waktu dalam periode masa aktif. Broom Unlimited dapat diisi ulang dengan nominal voucher sebesar Rp. 100.000. Kemudian kecepatan akan kembali normal hingga 256Kbps di awal waktu periode masa aktif berikutnya.
Continue Reading »
Sep
29
2008

Pagi itu, hari Jumat tanggal 19 September 2008 saya bersama dua orang teman dari DBE2 USAID berangkat ke SD Negeri 03 Menteng. Pagi itu kami telah membuat janji dengan pihak sekolah untuk melakukan kunjungan dan melihat dari dekat penerapan program Intel Classmate PC (CMPC) dari Intel Indonesia. SDN 03 Menteng yang juga disebut sebagai SD Venezuela (karena bekerjasama dengan pemerintah Venezuela) merupakan salah satu sekolah percontohan untuk penerapan program ini di Indonesia.
Tepat jam 08.30 kami sampai di sekolah. Kami disambut ramah oleh Kepala Sekolah Sugimin, S.Pd, selain itu hadir pula dari pihak Intel Education, sebagai narasumber kami nantinya, Mas Brimy Laksmana (Program Manager Intel Education), Pak Agnito Moningka (Senior Trainer Intel Education) dan Pak Arya (Intel Indonesia). Setelah berkenalan, kami langsung diajak ke ruang kelas untuk melihat secara langsung penerapan Intel Classmate PC (CMPC) di kelas. Hadir pula untuk tujuan yang sama teman-teman dari Sampoerna Foundation dan World Vision Indonesia (WVI).

Ketika pertama kali membuka pintu kelas, saya melihat salah satu sudut ruangan dimana terdapat sebuah rak berisi banyak laptop CMPC, dan secara bergantian para siswa mulai mengambil laptop satu persatu. Guru kelas yang mengajar kali ini adalah Hari Pujianto, S.Pd, yang mengajar Kelas VI. Sedangkan mata pelajaran yang diajarkan kali ini adalah Ilmu Sosial. Kami mengamati dan melakukan observasi kelas di pinggir ruang kelas, dengan CMPC di hadapan kami. Kami ingin melihat seberapa hebatnya penggunaan CMPC di dalam kelas untuk mendukung proses pembelajaran.
Continue Reading »
Sep
09
2008
Ngoprek, biasanya diartikan “suatu kegiatan mengutak-atik komputer seisinya dengan atau tanpa tujuan tertentu”. Entah dari mana asal kata tersebut, yang jelas saya senang menggunakan dan melakukannya
Hari ini saya ngoprek apa yaaa?.. Hmmm.. saya ingat-ingat dulu…
Oh iya!, hari ini saya ngoprek Flash Lite, itu lho platform pengembangan aplikasi mobile buatan Adobe. Menginstal Adobe Flash Lite Player versi 2.1 di handphone Nokia N70, kemudian mendownload beberapa sample aplikasi Flash Lite untuk diujicobakan di handphone untuk menguji apakan playernya terinstall dengan sempurna sehingga besok tinggal develop aplikasi dengan komponen baru hasil donlotan …. Hah! Apa lagi yaaa?
Apa yang Anda oprek hari ini?
Jan
23
2008
Kebetulan saya dapat mainan baru lagi, sebuah handphone Nokia N70 series yang punya kemampuan 3G. Sengaja saya beli handphone ini karena ingin mengeksplorasi lebih jauh tentang teknologi ini, khususnya dalam pemanfaatan untuk menunjang proses pendidikan dan pembelajaran. Teknologi 3G saat ini masih banyak digunakan hanya sebagai penyedia akses internet dan data saja. Namun saya begitu apatis dengan teknologi ini setelah melihat sendiri bagaimana kinerja teknologi ini. Bagaimana tidak, ketika membawa handphone ini keliling kota, saya hanya melihat adanya sinyal 3G di jalan-jalan protokol kota ini belum sampai ke pelosok-pelosok kota Semarang. Hal ini berbanding terbalik dengan sinyal CDMA yang biasa saya gunakan untuk berkoneksi internet.

Saya juga mencoba layanan video streaming yang disajikan oleh layanan 3G Telkomsel, hasilnya ternyata kurang memuaskan, masih banyak terjadi delay, dan kualitas gambarnya tidak begitu bagus (yah, tergantung sinyal juga sih…). Pada intinya saya masih belum dapat berharap banyak kepada teknologi ini, mungkin sejalan dengan waktu teknologi ini akan terus mengembangkan dirinya sejalan dengan pertumbuhan konten yang lewat didalamnya… Semoga!
Dec
27
2007
Jangan bayangkan membuat video pembelajaran itu sulit, Anda pun dapat membuatnya sendiri asalkan peralatan produksi sudah tersedia. Ikuti langkah-langkah dahsyat berikut ini, dan Anda pun akan kami sulap menjadi super film maker, karena semua proses yang ada Anda kerjakan sendiri, menjadi produser sekaligus sutradara, kameramen dan editor video. Berikut ini langkah-langkahnya :
- Buat skenario (skrip) sederhana untuk menggambarkan alur cerita dan gambar yang nantinya tampil dalam video pembelajaran. Contoh skrip dapat Anda lihat dalam file : Skrip Video Pembelajaran Interaktif
- Sediakan perangkat keras berupa : peralatan video camera (camcorder) lengkap dengan media penyimpanannya (MiniDV, Hi-8, Digital 8, DVD atau HDD), laptop/notebook atau komputer untuk mengolah dan mengedit video hasil perekaman, kabel FireWire (IEEE1394) atau USB sebagai media transfer video dari kamera ke komputer.
- Lakukan pengambilan gambar menggunakan camcorder. Gunakan teknik-teknik sederhana dalam shooting. Pelajari teknik-teknik tersebut melalui link ini : http://www.mediacollege.com/video/camera/tutorial/
- Berikutnya set kamera pada mode Play, kemudian hubungkan kamera ke komputer menggunakan kabel FireWire ataupun USB. Pastikan komputer telah mendeteksi kamera yang kita sambungkan.
- Gunakan aplikasi video editing seperti Windows Movie Maker untuk melakukan pengolahan video. Baca tutorialnya di : http://gora.edublogs.org/my-e-books/
Baca pula presentasi PowerPoint (PPT) : Making Science Movie.PPT
Selamat Berproduksi! Camera Rolling… And Action!!!
Mar
24
2007
Flash Lite merupakan platform pengembangan aplikasi mobile (aplikasi handphone dan PDA) menggunakan Macromedia Flash. Pengembangan aplikasi ponsel menggunakan platform Flash Lite diramalkan akan menggusur model pengembangan konten menggunakan platform J2ME (Java 2 Micro Edition) karena kemudahan proses pengembangan yang ditawarkan. Aplikasi yang dibuat nantinya dapat dijalankan pada smartphone dengan sistem operasi Symbian Series 60, seperti Nokia 7650, N3660, N6600, Sony Ericsson P800, Siemens SX-1 dan lain sebagainya. Tutorial ini merupakan bagian pertama dari seri pengembangan aplikasi mobile dengan platform Flash Lite. Objektif dari tutorial kali ini adalah menginstal Flash Lite 1.1 dan membuat aplikasi handphone untuk pertama kali, dengan membuat aplikasi “Hello World!”. Tutorial lengkap dan bergambar dalam format PDF didalam file ZIP dapat di-download disini [Flashlite-Tutorial-1.zip]. Setelah mendownload tutorial tersebut silahkan meninggalkan jejak Anda dalam fasilitas komentar yang tersedia.[The Indiebrainer]