Jan
23
2008
Kebetulan saya dapat mainan baru lagi, sebuah handphone Nokia N70 series yang punya kemampuan 3G. Sengaja saya beli handphone ini karena ingin mengeksplorasi lebih jauh tentang teknologi ini, khususnya dalam pemanfaatan untuk menunjang proses pendidikan dan pembelajaran. Teknologi 3G saat ini masih banyak digunakan hanya sebagai penyedia akses internet dan data saja. Namun saya begitu apatis dengan teknologi ini setelah melihat sendiri bagaimana kinerja teknologi ini. Bagaimana tidak, ketika membawa handphone ini keliling kota, saya hanya melihat adanya sinyal 3G di jalan-jalan protokol kota ini belum sampai ke pelosok-pelosok kota Semarang. Hal ini berbanding terbalik dengan sinyal CDMA yang biasa saya gunakan untuk berkoneksi internet.

Saya juga mencoba layanan video streaming yang disajikan oleh layanan 3G Telkomsel, hasilnya ternyata kurang memuaskan, masih banyak terjadi delay, dan kualitas gambarnya tidak begitu bagus (yah, tergantung sinyal juga sih…). Pada intinya saya masih belum dapat berharap banyak kepada teknologi ini, mungkin sejalan dengan waktu teknologi ini akan terus mengembangkan dirinya sejalan dengan pertumbuhan konten yang lewat didalamnya… Semoga!
Dec
27
2007
Jangan bayangkan membuat video pembelajaran itu sulit, Anda pun dapat membuatnya sendiri asalkan peralatan produksi sudah tersedia. Ikuti langkah-langkah dahsyat berikut ini, dan Anda pun akan kami sulap menjadi super film maker, karena semua proses yang ada Anda kerjakan sendiri, menjadi produser sekaligus sutradara, kameramen dan editor video. Berikut ini langkah-langkahnya :
- Buat skenario (skrip) sederhana untuk menggambarkan alur cerita dan gambar yang nantinya tampil dalam video pembelajaran. Contoh skrip dapat Anda lihat dalam file : Skrip Video Pembelajaran Interaktif
- Sediakan perangkat keras berupa : peralatan video camera (camcorder) lengkap dengan media penyimpanannya (MiniDV, Hi-8, Digital 8, DVD atau HDD), laptop/notebook atau komputer untuk mengolah dan mengedit video hasil perekaman, kabel FireWire (IEEE1394) atau USB sebagai media transfer video dari kamera ke komputer.
- Lakukan pengambilan gambar menggunakan camcorder. Gunakan teknik-teknik sederhana dalam shooting. Pelajari teknik-teknik tersebut melalui link ini : http://www.mediacollege.com/video/camera/tutorial/
- Berikutnya set kamera pada mode Play, kemudian hubungkan kamera ke komputer menggunakan kabel FireWire ataupun USB. Pastikan komputer telah mendeteksi kamera yang kita sambungkan.
- Gunakan aplikasi video editing seperti Windows Movie Maker untuk melakukan pengolahan video. Baca tutorialnya di : http://gora.edublogs.org/my-e-books/
Baca pula presentasi PowerPoint (PPT) : Making Science Movie.PPT
Selamat Berproduksi! Camera Rolling… And Action!!!
Mar
24
2007
Flash Lite merupakan platform pengembangan aplikasi mobile (aplikasi handphone dan PDA) menggunakan Macromedia Flash. Pengembangan aplikasi ponsel menggunakan platform Flash Lite diramalkan akan menggusur model pengembangan konten menggunakan platform J2ME (Java 2 Micro Edition) karena kemudahan proses pengembangan yang ditawarkan. Aplikasi yang dibuat nantinya dapat dijalankan pada smartphone dengan sistem operasi Symbian Series 60, seperti Nokia 7650, N3660, N6600, Sony Ericsson P800, Siemens SX-1 dan lain sebagainya. Tutorial ini merupakan bagian pertama dari seri pengembangan aplikasi mobile dengan platform Flash Lite. Objektif dari tutorial kali ini adalah menginstal Flash Lite 1.1 dan membuat aplikasi handphone untuk pertama kali, dengan membuat aplikasi “Hello World!”. Tutorial lengkap dan bergambar dalam format PDF didalam file ZIP dapat di-download disini [Flashlite-Tutorial-1.zip]. Setelah mendownload tutorial tersebut silahkan meninggalkan jejak Anda dalam fasilitas komentar yang tersedia.[The Indiebrainer]