Archive for the 'Research' Category

Apr 01 2008

Orang Indonesia Lebih Senang Menggunakan Kata E-Learning Dibanding eLearning

Lho kok bisa? :) Saya hanya mencoba menggunakan layanan Google Trends untuk membuktikan hal ini. Caranya? ketikkan kata e-learning dan elearning, pisahkan kedua kata tersebut dengan koma (e-learning,elearning). Kemudian klik tombol Search Trends. Maka akan tampil hasil analisa tren berdasarkan waktu dan wilayah. Google Trend memang ditujukan untuk melihat tren penggunaan keyword atau kata kunci dalam pencarian di mesin pencari Google.Com.

Continue Reading »

No responses yet

Apr 01 2008

Mencoba Tutorom, LMS (Learning Management System) Gratisan

Beberapa bulan lalu saya pernah mempromosikan Tutorom dalam blog ini. Nah sekarang giliran saya untuk mencobanya. Sebagai layanan gratis virtual classroom atau ada yang menyebut LMS (Learning Management System), fitur-fitur yang disediakan Tutorom sungguh mengesankan. Kemudahan penggunaan, serta kelengkapan fitur sangat memudahkan pengguna untuk membuat ruang kelas dan menyusun bahan ajar. Bukan itu saja, fitur gradebook menghadirkan format penilaian yang menarik.

Continue Reading »

No responses yet

Aug 20 2007

Sweeping Selesai, Ya Balik Lagi ke Windows Bajakan

Kalo ngga begitu yaa bukan Indonesia namanya..he..he.. Ya, beberapa hari yang lalu ketika sweeping software berlangsung di toko komputer, lembaga kursus dan warnet maka mereka yang di-sweeping beramai-ramai untuk melakukan migrasi ke GNU/Linux. Waktu itu saya menyangka kalau sweeping yang dilakukan pihak kepolisian kali ini akan membawa dampak positif bahwa penggunaan software opensource akan meluas, namun hal itu hanya impian belaka. Banyak dari toko komputer dan warnet yang kembali lagi menggunakan software bajakan setelah sweeping selesai. Ah..sama juga ternyata… [The Indiebrainer]

9 responses so far

Jun 15 2007

Kenapa Kami Harus Bermigrasi? Bikin Repot Aja!, UGOS (UNISSULA Goes Open Source) Mimpi Kali Yeeee….

Ya, ungkapan diatas memang sering menghinggapi pemikiran penulis ketika memutuskan berniat untuk mengusung gerakan UGOS (UNISSULA Goes Open Source) di lingkungan kampus tempat bekerja. Jangan-jangan karena ketidak-tahuan mereka, gerakan ini akan dicibir dan dimusuhi, dikirannya kami hanya cari sensasi dan kurang kerjaan. Ah, fikiran tersebut sebaiknya penulis singkirkan saja, mengingat banyak juga pihak yang mendukung setelah mendapat penjelasan dari penulis.

Sedikit gambaran mengenai kampus kami, kampus UNISSULA (Universitas Islam Sultan Agung) Semarang didirikan oleh Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung. Setiap tahunnya UNISSULA mendapat suntikan dana investasi puluhan juta rupiah untuk membayar lisensi sistem operasi dan beberapa aplikasi propertiary (dalam kerjasama Microsoft Campus Agreement – MSCA). Beberapa tahun yang lalu kami memutuskan untuk menjalin kerjasama ini dikarenakan keinginan dari pihak kampus untuk melegalkan sistem operasi dan aplikasi perkantoran yang dipakai oleh sebagian besar keluarga besar kampus ini. Bukan itu saja, harapan kami setelah menjalin kerjasama ini kami akan mendapatkan ”nilai lebih” atas aplikasi yang kami beli. Artinya pihak Microsoft akan mengadakan kegiatan-kegiatan yang akan meningkatkan pengetahuan pihak kampus akan aplikasi-aplikasi yang dibeli. Belum lagi keinginan kami untuk lebih dekat dengan team support Microsoft supaya mudah untuk mendapatkan dukungan teknis apabila mendapati kendala dalam aplikasi. Namun kesemua diatas itu hanyalah utopia belaka, tak ada nilai lebih, tak ada support (kami pun belum pernah menelepon Microsoft untuk meminta bantuan), kami hanyalah menerima kiriman CD-CD aplikasi saja, tidak lebih dari itu.

Continue Reading »

7 responses so far

Jun 01 2007

SULAX untuk Revolusi Kurikulum IT-Literacy di UNISSULA

Sudah hampir 6 (enam) tahun ini pendidikan IT-Literacy berlangsung di universitas kami. Mata kuliah IT-Literacy sendiri merupakan usaha dari pihak universitas untuk mengenalkan teknologi informasi, khususnya komputer dan Internet kepada mahasiswa baru UNISSULA. Nampaknya dari penyelenggaraan tersebut perlu adanya sebuah perubahan agar kualitasnya menjadi jauh lebih baik. Beberapa catatan dari penulis untuk penyelenggara IT-Literacy, yaitu UPT Komputer dan Teledukasi UNISSULA :

  1. Mengganti materi software perkantoran yang diajarkan dengan aplikasi Open Source (misalnya Open Office) supaya tidak berkesan menanamkan ketergantungan terhadap sebuah paket aplikasi propertiari (dalam hal ini adalah Microsoft Office)
  2. Menambah pengetahuan tentang sistem operasi yang lain (dalam hal ini adalah Linux), selain sistem operasi Windows
  3. Menambah kurikulum IT-Literacy dengan materi pengetahuan HAKI (Hak Atas Kekayaa Intelektual), supaya mahasiswa sadar hukum tentang pembajakan software.

SULAX (Sultan Agung Linux) merupakan salah satu dukungan dari komunitas Dakwah Open Source (DOS) Teknik Informatika UNISSULA untuk mendukung perubahan kurikulum IT-Literacy di UNISSULA, namun hal tersebut masih harus mendapat dukungan penuh dari para stake holder dan segenap pengajar IT-Literacy. Dilema yang biasanya ditakutkan ketika migrasi terjadi adalah sulitnya para pengajar dapat menerima hal yang baru ini, mengingat ketergantungan dan keterbiasaan mereka akan sebuah platform (yaitu Windows dan Microsoft Office). Banyak dari mereka yang biasanya malas untuk mempelajari hal yang baru, namun kami berharap hal tersebut tidak terjadi di UNISSULA :) . Belajar IT-Literacy dengan SULAX akan membawa mahasiswa ke tataran yang lebih jauh dari sekedar belajar menggunakan aplikasi dengan klak-klik saja, semoga SULAX dapat memberi kemanfaatan lebih.. [The Indiebrainer]

10 responses so far

May 24 2007

SULAX : Sultan Agung Linux - Bukan Kemoceng! Distribusi Linux dari UNISSULA

Beberapa hari ini penulis disibukkan dengan “mainan baru” sehingga belum sempat melalukan posting dan meng-update blog The Indiebrainer. Mainan baru tersebut adalah mengaktifkan kembali komunitas linux di Teknik Informatika UNISSULA yang kami beri nama DOS (Dakwah Open Source). Sebenarnya lebih dari setahun yang lalu DOS ini dibentuk, namun belum ada kegiatan rutin yang dilakukan. Ide untuk menggerakkan kembali aktifitas DOS ini muncul setelah penulis menghadiri Seminar JGOS 2007 di UGM Yogyakarta minggu kemarin. Paparan dari para narasumber seperti Mas Rusmanto (Pimred InfoLinux dan Ketua Yayasan Penggerak Linux Indonesia), Pak Bambang Prastowo (Aktivis Linux dan Kepala PPTIK UGM) serta Pak Budi Rahardjo (Blogger, Aktivis Linux dan Dosen ITB) begitu menggugah semangat yang setahun ini hilang.

Selama kurang lebih dua hari penulis telah menghubungi para aktivis DOS pendahulu seperti Desri dan Sam, kemudian penulis juga mengutarakan keinginan ini di depan kelas Jaringan Komputer pada saat perkuliahan berlangsung. Alhamdulillah, pada hari Rabu, 23 Mei 2007 kemarin pada pukul 13.00 penulis berhasil mengumpulkan 12 orang mahasiswa di kelas untuk membahas pengembangan DOS kedepan. Antusiasme ini diluar dugaan, karena penulis mengira forum ini hanya akan dihadiri oleh 5 orang mahasiswa saja.

Dalam forum tersebut disepakati pembentukan pengurus baru DOS dengan Ketua-nya Sam Fahriza. Penulis dalam DOS bertindak sebagai Pembina bersama rekan dosen Hud Munawar, ST, MT yang pada hari itu hadir pula untuk memberikan motivasi. Dalam acara tersebut penulis memaparkan pula tentang apa itu Opensource, apa itu Linux, dan lain sebagainya. Disepakati pula untuk membuat sebuah distribusi Linux buatan UNISSULA, semua yang hadir juga sepakat untuk memberi nama distro tersebut dengan nama SULAX yang merupakan singkatan dari Sultan Agung Linux. Kata SULAX sendiri sebenarnya berasal dari bahasa Jawa “Sulak” yang berarti kemoceng atau alat pembersih yang dibuat dari kayu dan bulu unggas. Tag line dari SULAX ini adalah “Membersihkan Komputer dari Software Bajakan”. Di forum ini pula penulis mendemokan pembuatan (remastering) distro linux dalam 5 menit, hal ini bertujuan memberi gambaran singkat tentang pembuatan distro linux.

Tim pengembangan SULAX telah aktif melakukan pengembangan hari ini, tadi pagi penulis telah mengecek aktivitas mereka di ruang khusus sebagai laboratorium pengembangan, di lantai 2 gedung Fakultas Teknologi Industri, ternyata mereka sedang mempelajari tentang linux Slackware dan SLAX live CD yang kita gunakan sebagai pijakan pengembangan. Mengapa kita menggunakan platform Slackware untuk membuat distro turunan SULAX, mungkin karena ringan dan simpelnya distro ini.

Sebelum ini sebenarnya penulis telah berembug dengan Kepala UPT Komputer dan Teledukasi UNISSULA, Pak M. Taufik ST, MIT untuk merubah kurikulum IT-Literacy yang ada di UNISSULA dengan menggunakan software Open Source, karena sebelumnya mahasiswa diajarkan IT-Literacy menggunakan propertiary software semacam Windows dan MS. Office. Nah, nantinya SULAX akan dipakai menggantikan software-software tersebut. Hal tersebut merupakan langkah awal migrasi ke Open Source yang kita lakukan di UNISSULA, yakni dengan sistem migrasi bottom-up. Setelah hal ini berhasil maka proses migrasi akan berlanjut ke komputer-komputer yang ada di Biro Rektor. Semoga dapat bermanfaat! [The Indiebrainer]

8 responses so far

Apr 30 2007

Yup, Kami Bermasalah dengan Pembajakan Buku! Tapi Semua itu Memang “Kami Sengaja”

Masih ingat dengan postingan kami tentang berbagai judul buku elektronik yang gratis untuk di-download?. Gara-gara postingan tersebut redaksi kami mendapat pertanyaan dari beberapa teman lewat chatting, dan yang tak kalah menarik adalah kiriman email peringatan hak cipta dari penerbit www.Sitepoint.com. Email kiriman tersebut bunyinya seperti ini :

ATTN:
Winastwan Gora S
Telephone : 024-70694969

Regarding your post at:

http://gora.edublogs.org/2007/04/23/e-book-gratis-the-principles-of-bautiful-web-design-by-jason-beaird/

Book piracy is a very serious issue. The Principles
of Beautiful Web Design is copyright SitePoint Pty
Ltd and is protected by international copyright
law which extends to
Indonesia.

Immediately cease & desist the distribution of our
book, remove your posting, issue a public apology
and delete any copies of our book on your PC or
any servers that you have access to.

If you wish to inform your readers about the book,
they may buy it from:

http://www.sitepoint.com/books/design1/

I look forward to your quick response.

Matt Mickiewicz.
 

Ya, postingan seperti itu, dengan memposting alamat download buku elektronik bajakan seperti itu memang kami sengaja :) . Artinya kami memang berniat mempublish link-link yang ditawarkan oleh www.2baksa.net sebagai wahana sharing file dan e-book untuk melihat respon langsung dari penerbit akan hal ini (pembajakan buku). Kami mengerti pembajakan memang marak di Internet, namun sebenarnya apa yang telah dilakukan oleh para penerbit dalam memerangi hal tersebut? Jawaban tersebut yang ingin kami ketahui. Ternyata setelah melihat bahwa bukunya dibajak, pihak www.Sitepoint.com langsung melakukan kontak dengan Rapidshare selaku jasa hosting file tersebut untuk menutup dan menghapus link file buku elektronik tersebut. Selanjutnya pihak penerbit melayangkan surat ke link-link lain yang mempublikasikan link download buku bajakan, salah satunya blog kami ini, dan kami kira penerbit pun akan melakukan hal yang sama kepada www.2baksa.net. Demikian catatan ujicoba kami kali ini, semoga bermanfaat bagi semua! [The Indiebrainer]

No responses yet

Mar 24 2007

Ayo Membuat Aplikasi Handphone dengan Macromedia Flash : Tutorial Flash Lite Bagian I

Flash Lite merupakan platform pengembangan aplikasi mobile (aplikasi handphone dan PDA) menggunakan Macromedia Flash. Pengembangan aplikasi ponsel menggunakan platform Flash Lite diramalkan akan menggusur model pengembangan konten menggunakan platform J2ME (Java 2 Micro Edition) karena kemudahan proses pengembangan yang ditawarkan. Aplikasi yang dibuat nantinya dapat dijalankan pada smartphone dengan sistem operasi Symbian Series 60, seperti Nokia 7650, N3660, N6600, Sony Ericsson P800, Siemens SX-1 dan lain sebagainya. Tutorial ini merupakan bagian pertama dari seri pengembangan aplikasi mobile dengan platform Flash Lite. Objektif dari tutorial kali ini adalah menginstal Flash Lite 1.1 dan membuat aplikasi handphone untuk pertama kali, dengan membuat aplikasi “Hello World!”. Tutorial lengkap dan bergambar dalam format PDF didalam file ZIP dapat di-download disini [Flashlite-Tutorial-1.zip]. Setelah mendownload tutorial tersebut silahkan meninggalkan jejak Anda dalam fasilitas komentar yang tersedia.[The Indiebrainer]

13 responses so far

Next »