Oct 29 2008

Pojok BSE, Upaya Memasyarakatkan Buku Sekolah Elektronik

Pojok BSEBuku Sekolah Elektronik (BSE) merupakan terobosan jitu dari pemerintah untuk menyediakan buku teks berkualitas dengan harga murah. Namun saat ini niatan baik pemerintah tersebut tampaknya kurang tersosialisasikan, sehingga belum banyak pihak yang dapat merasakan manfaatnya. Kondisi ini diperparah oleh kesiapan penguasaan ketrampilan dan sarana prasarana TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) yang tersedia di lingkungan sekolah.

Banyak pihak yang mengkritik pemerintah habis-habisan mengenai program ini tanpa memberikan solusi berarti. Setiap kritikan yang munculpun menjadi berita panas di setiap surat kabar. Namun lewat tulisan ini, program DBE2 diharapkan dapat membantu pemerintah dalam hal ini adalah Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) untuk mendapatkan inspirasi dalam mensosialisasikan BSE ke tengah masyarakat agar dapat dinikmati manfaatnya oleh guru dan siswa.

Lahirnya PSBG (Pusat Sumber Belajar Gugus) sebagai poin akses komunitas dapat dimanfaatkan sebagai media sosialisasi BSE. DBE2 mencoba membuat prototipe pemanfaatan BSE di sudut ruangan PSBG yang diberi nama “Pojok BSE”. Pojok BSE merupakan fasilitas perpustakaan digital (digital library) yang menyediakan koleksi BSE yang dikemas dalam kepingan CD (Compact Disc). Guru dan siswa dapat mengakses berbagai buku yang tersedia, dari kelas I – VI menggunakan komputer yang ada di PSBG. Mereka dapat membuka e-book tersebut, mencetaknya, menggandakan CD tersebut, hingga meminjam CD yang tersedia untuk dapat dibaca menggunakan komputer di rumah.

Continue Reading »

No responses yet

Sep 29 2008

Melihat Keberhasilan Program Intel Classmate PC di SDN 03 Menteng Jakarta

CMPC in classroom

Pagi itu, hari Jumat tanggal 19 September 2008 saya bersama dua orang teman dari DBE2 USAID berangkat ke SD Negeri 03 Menteng. Pagi itu kami telah membuat janji dengan pihak sekolah untuk melakukan kunjungan dan melihat dari dekat penerapan program Intel Classmate PC (CMPC) dari Intel Indonesia. SDN 03 Menteng yang juga disebut sebagai SD Venezuela (karena bekerjasama dengan pemerintah Venezuela) merupakan salah satu sekolah percontohan untuk penerapan program ini di Indonesia.

Tepat jam 08.30 kami sampai di sekolah. Kami disambut ramah oleh Kepala Sekolah Sugimin, S.Pd, selain itu hadir pula dari pihak Intel Education, sebagai narasumber kami nantinya, Mas Brimy Laksmana (Program Manager Intel Education), Pak Agnito Moningka (Senior Trainer Intel Education) dan Pak Arya (Intel Indonesia). Setelah berkenalan, kami langsung diajak ke ruang kelas untuk melihat secara langsung penerapan Intel Classmate PC (CMPC) di kelas. Hadir pula untuk tujuan yang sama teman-teman dari Sampoerna Foundation dan World Vision Indonesia (WVI).

Ketika pertama kali membuka pintu kelas, saya melihat salah satu sudut ruangan dimana terdapat sebuah rak berisi banyak laptop CMPC, dan secara bergantian para siswa mulai mengambil laptop satu persatu. Guru kelas yang mengajar kali ini adalah Hari Pujianto, S.Pd, yang mengajar Kelas VI. Sedangkan mata pelajaran yang diajarkan kali ini adalah Ilmu Sosial. Kami mengamati dan melakukan observasi kelas di pinggir ruang kelas, dengan CMPC di hadapan kami. Kami ingin melihat seberapa hebatnya penggunaan CMPC di dalam kelas untuk mendukung proses pembelajaran.

Continue Reading »

9 responses so far